PROSES PEMBATIKAN SECARA LENGKAP

UNTUK PEMESANAN SERAGAM BATIK DLL….BISA HUBUNGI 083872026674 (SMS / WA)

1. JENIS KAIN YANG DIPAKAI UNTUK MEMBATIK….

Hal ini kami penting kami sampaikan karena banyak katanya batik murah dipasaran. Padahal dari bahannya saja jelas bahwa itu bahan bukan untuk membatik seperti polyster, bahan kaos dll…

A. Kain Katun Primissima ( terbaik )
B. Kain Katun Prima ( Sedang )
C. Kain Belacu ( Rendah )
D. Kain Belacu Abu – Abu ( Buruk )

b1

 

 

2. PROSES MEMBATIK
A. Ketel ( Mencuci Kain Mori )
B. Nyoret ( Menggambar Pola di kain )
C. Nglowong ( Pelekatan Lilin )
D. Nembok ( Pemberian malam untuk warna )
E. Medel ( Pencelupan warna pertama )
F. Nglorod / Ngerok ( Merontokkan malam )
G. Mbironi ( Pelekatan malam )
H. Nyolet ( Pembubuhan Warna dengan kuas )
I. Nyoga ( Pencelupan Tahap Kedua )

 

batik5

PENJELASAN

1. KETEL
Proses ketel adalah tahap awal dari pembuatan kain batik. Secara garis besar, proses ketel adalah perebusan kain dengan menggunakan bahan-bahan alami dan kurang-lebih memakan waktu 7 hari. Setelah kain di ketel, kain dibersihkan dan dikeringkan kemudian diberi motif dengan menggunakan pensil.

2. NYORET
Nyoret adalah menggambar pola pada kain dengan pensil. Biasanya pada corak tertentu seperti Geometris dan cerita, membutuhkan proses nyoret ini…Biasanya hasil nyoret ini yang digunakan sebagai bahan dalam pelajaran membatik bagi wisatawan yang datang ke pengrajin atau museum batik.

Image

3. NGLOWONG

Proses ini sangat dikenal oleh orang yang melihat proses batik. Dan biasanya ini yang diperagakan oleh para wisatawan dalam pelajaran membuat batik…Prinsipnya nglowong berarti Tahap pertama pelekatan malam ( Lilin dengan cap atau canting ) . Nglowong paa satu sisi kain disebut dengan ” ngengreng ”

Image

4. NEMBOK

Merupakan pengimbuhan malam tahap kedua untuk membuat warna -warna yang tertutup menjadi tegas setelah pencelupan tahap berikutnya. Lilin ( malam ) untuk nembok biasanya lebih liat dan kuat melekat pada kain

Image

batik3

5. MEDEL

Merupakan pencelupan pertama pada kain batik. Pada pembuatan batik klasik, biasanya menggunakan warna biru tua. Sementara pada batik modern bisa menggunakan warna apapun karena tidak ada pakem / aturan tradisi

Image

6. NGEROK / NGLOROD

Ngerok adalah Merontokkan malam / lilin dengan menggunakan pisau tumpul, sikat atau alat kerik lainnya…Sedangkan jika dengan merebus kain seperti gambar di lampiran , prosesnya disebut nglorod

Image

7. MBIRONI

Mbironi adalah pelekatan malam tahap ketiga untuk mempertegas pola. Mbironi hanya menutup bagian – bagian tertentu yang diharapkan tetap berwarna gelap

Image

8. NYOLET

Merupakan pembubuhan warna dengan kuas pada bagian – bagian kain yang sudah digambari dengan pola malam. Tujuannya memberi efek warna warni pada kain atau untuk menonjolkan motif – motif tertentu..proses ini kuat pada batik pesisiran (akan dibahas pada bab berikutnya )…Tunggu saja

Image

9. NYOGA

Proses terakhir dalam pembuatan batik adalah nyoga. Yaitu pencelupan tahap kedua…setelah proses ini dirasa cukup, dilanjutkan dengan pengeringan…

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s